Saat mereka gagal mencapai tujuan, mereka melakukan evaluasi diri, berusaha mempelajari apa faktor penyebab kegagalan tersebut. Apakah targetnya terlalu muluk atau karena mereka kurang giat dalam berusaha atau ada penyebab lain. Mereka tidak sekedar mencari-cari alasan untuk membenarkan diri sendiri.
Beberapa hari lalu di email saya ada newsletter dari Welly Mulia yang berjudul STOP Cari Alasan Lagi Deh!!!, hiii judulnya agak keras ya, hehe isi artikelnya juga lumayan pedas, terutama bagi yang merasa tersindir...Coba baca sendiri deh kalau enggak percaya . Tapi kalau kita simak isinya bener juga tuh seringkali pemula di bisnis internet marketing pingin hasil yang instan, cara yang mudah, begitu menemui kesulitan kita langsung mundur dan mencari-cari alasan.
Saat awal belajar internet marketing, kebanyakan dari kita penuh semangat. Soalnya kita membayangkan kalau menghasilkan uang di internet itu mudah. Tinggal buat blog, pasang iklan maka uang akan mengalir dengan sendirinya. Setelah mencoba beberapa waktu dan tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan mulai deh alasan keluar. Malas update blog dengan alasan enggak punya waktu, padahal untuk shopping, jalan-jalan atau kegiatan lain bisa tuh...Sering juga tuh online, chatting dengan teman, masuk facebook, ikut program mengklik iklan, dsb. Masa sih kalau kayak githu itu alasannya enggak punya waktu?
Bila diberitahu ada tempat kursus, ebook, atau buku yang bagus yang bisa menunjang proses belajar internet marketing ditolak. Alasannya enggak punya uang. Tapi bisa tuh beli baju, handphone baru, games, makan di restoran, dsb.
Seringkali kita suka mencari-cari alasan. Kadang alasan yang kita berikan tidak masuk akal dan mudah banget didebat. Sebenarnya kenapa sih kita harus cari-cari alasan? Apa penyebab sebenarnya yang membuat kita menjadi seperti itu? Menurut saya ada beberapa penyebab:
1. Setelah mencoba dan ternyata tak segera menampakkan hasil, banyak orang yang menjadi ragu. Apa benar internet marketing itu bisa menghasilkan uang? Terlebih banyak banget buku maupun iklan yang memberi kesan kalau mencari uang di internet itu mudah. Jadi begitu menemui kesulitan, banyak yang menyerah.
2. Orang merasa sudah melakukan hal yang disarankan tapi ternyata hasilnya enggak instan. Misal untuk mendatangkan traffik kita perlu menguasai teknik SEO, mendaftar ke Google Webmaster dan membuat sitemap, selain itu kita perlu rajin tukar link, update blog, blogwalking dengan meninggalkan komentar, aktif di forum, mendaftarkan blog ke berbagai blog direktori, menggunakan social media site, dsb.
Diperlukan konsistensi untuk melakukan teknik-teknik tersebut. Kadang diperlukan waktu beberapa hari atau beberapa minggu sampai trafik gratis bisa otomatis datang ke blog kita. Trafik ini bisa berasal dari:
a. Search engine (berkat teknik SEO yang kita lakukan)
b. Website
- mungkin ada yang penasaran dengan komentar kita terus mengklik link yang kita tinggalkan
- pemilik blog yang baik biasanya melakukan kunjungan balik pada orang yang meninggalkan komentar di blognya
- bisa juga dari blog catalog, mybloglog, blog direktori lainnya. social media site, dsb
c. no refferer (pengunjung tetap blog kita atau orang yang memiliki alamat blog kita sehingga langsung mengetikkannya di browser).
Untuk mengetahui data jumlah dan dari mana pengunjung berasal, bisa kita gunakan alat pendeteksi statistik pengunjung seperti histats, bisa juga menggunakan Google Analytics. Seringkali pemula tidak sabaran. Baru melakukan sekali atau beberapa kali terus merasa sudah melakukan semuanya tapi tidak ada hasilnya, terus mutung dan cari-cari alasan. Bener enggak?
3. Merasa takut untuk memulai. Mungkin karena tidak percaya diri, punya ketakutan tertentu (takut tidak bisa membagi waktu, takut gagal, dsb). Padahal mencoba aja belum tuh...
Masih banyak faktor penyebab lainnya. Tapi kalau kita ingin berhasil, kita jangan lagi mencari-cari alasan. Lebih baik kita fokus dan komitmen meluangkan waktu secara konsisten misal 1-2 jam per hari untuk belajar internet marketing.
Bila kita benar-benar ingin sukses dan saat keinginan tersebut sudah berubah menjadi tekad yang kuat, tak ada lagi alasan. Faktor-faktor penghambat justru menjadi suatu tantangan. Untuk sukses di bidang apapun selalu ada tantangan. Karena itu bila Anda sudah yakin ingin menjadikan bisnis internet marketing ini sebagai pekerjaan Anda, lakukan dengan sungguh-sungguh, penuh komitmen. Anda akan melihat bedanya, terutama perbedaan cara pandang menghadapi masalah. Salam sukses untuk Anda semua.

0 komentar:
Posting Komentar